Hai di awal tahun ini niatnya mau publish resolusi untuk 2014 ini, tapi kok
yaaa malu yaaa hehe. Masih punya malu ihiyyyy. Kapan - kapan aja boleh lah ya..
Sebenernya ya lagi sibuk penuh dengan kerjaan, tapi pusing jadi mau
ngeblog ajah boleh ya. hoho
Yak Jadi Idola, kepedeana apa gimana yaaa biarin lah ya. Idola para anak
kecil tepatnya, hahahah
Di Makassar ini diidolakan anak kecil, ah masa iya tapi iya siii. ^^V
Awal Mulanya ketika saya tinggal dirumah senior sebelum menempati rumah dinas. Suami
istri kebetulan senior saya dua-duanya. Senior saya ini punya 3 anak (2
laki-laki, 1 perempuan), namanya rafli, rifki, dan ade indi. Saat itu senior
saya ini masih bertugas di Makassar.Yaks mereka semua ini cadel maklum anak
kecil jadi tidak bisa berbicara “r’. Tercetuslah panggilan sy jadi kaka “laba-laba” hahaha. Biarin deh gapapa.
Anak - anak ini lucu-lucu banget. Sampai setiap sy pulang kantor setiap hari selalu disambut “horeeee kaka laba-laba pulang horeee” sambil jingkrak-jingkrak tepuk tangan. Ya Allah mereka ini lucu sekali nyesss banget dan seneng banget anak-anak ini senang dg kehadiran saya. Trus mereka pasti nanya “kaka laba tadi dikantor ngapain? Tadi aq belajar ini itu dong, trus aku punya mainan, mainn yuukk kak” Mikir entar kalo punya anak kaya gitu gak yaa anak sy nyambutnya haha *halah ngayal ajaaaa iyain aja lah yaa wkwkw. Aaaaa terharu-terharu.
Sampai pada akhirnya senior saya pindah tugas dg jabatan barunya di daerah Sungguminasa 1 jam dari Makassar. Jauh menurut saya karena tidak ada akses kendaraan umum. Pedalaman namanya juga haha. Semenjak pindah jadi jarang main hikshiks
Saat itu indi telpon “ kaka laba ayo dong main ke rumah aku sama kaka rifki
kangen nii”.
Saya,“iya ade indi nanti besok kaka kesana deh”
Indi , “ beneran yaaa awas loo kalo engga, indi sedih, kan kangen”
Ihiyyy dikangenin sama anak kecil boo
Sampai pada hari esoknya tidak bisa datang karena terhambat kendaraan dinas
kantor masih dipakai keluar kota dan sy pun lupa untuk mengabari. Taukah apa
yang dilakukan indi dan rifki?????
Mereka menunggu saya didepan rumah dengan dandanan cantik dan ganteng
mondar-mandir, sampai dengan magrib. Ooooeeemmmjiiii mereka ini tulus sekali.
Dan pada akhirnya mereka nangis kemudian telpon sy dan ngambek.
Esok harinya sy baru bisa menjenguk mereka. Tahukah apa aksi mereka?
Aaaaa saya langsung dipeluk langsung minta gendong dua-duanya (kayak ibunya
aja yaa hohoho). Padahal rifki anak kelas 2 sd dan indi masih TK. Masih aja
manja. Memang mereka anak manja.
Apa yang indi bilang saat itu, “ kakak aku sudah bisa bilang kakak praba
dong bukan kaka laba-laba lagi” yeyyyy alhamdulillah. “ emang laba-laba itu apa
sih kak”
Saya, degggg haahha ketawa seketika seiisi rumah alhamdulilah uda bisa yaa.
akhirnya kami bernostalgia lagi dengan anak-anak ini. Senang akhirnya.
Sikap tulus yang diberikan oleh anak kecil tidak bisa dibohongi.
Bersikap tuluslah kepada siapapun kebaikan akan kembali kepada kita.
Bersikap tuluslah kepada siapapun kebaikan akan kembali kepada kita.
