Selasa, 03 Februari 2015

Teruntuk Calon Imamku

Selamat pagi calon Imamku kelak
Aku tidak tau siapa imamku kelak
Seperti apakah wujudmu,
Seperti apakah sifatmu,
Seperti apakah kekurangan dan kelebihanmu
Begitupun dengan diriku tidak terlepas dari kekurangan dan kelebihan
Kuserahkan semua kepada Sang Illahi

Dari hari ke hari, waktu ke waktu
Aku terus belajar untuk memantaskan diri
Hingga tiba saatnya nanti
Aku sudah siap mendampingimu
Menjadi bagian dari hidupmu
Sebagai pelengkap maupun penyemangat

Bukankah aku akan menjadi ibu dari anak – anakmu kelak?
Maka dari itu aku terus menempa diriku untuk menjadi Ibu yang terbaik untuk anak-anakmu kelak
Hingga kamu bangga akan diriku karena telah memilikiku
Sebagai calon pendamping dan ibu dari anak – anakmu kelak.

Namun Jika  nanti Kelak dipertemukan
Aku berharap kecintaan kepadanya
Tak lebih tinggi dari kecintaan Kepada-Nya.
Sebab jika Allah tidak ridha,
tentu tak sulit bagi-Nya mengambil kembali,
apapun yang kita rasa sudah dimilik.
Maka undang keridhaan-Nya, dengan tetap menempatkan Ilahi Rabbi di posisi tertinggi hati.

Sincerly,
Yours