Selamat pagi calon Imamku kelak
Aku tidak tau siapa imamku kelak
Seperti apakah wujudmu,
Seperti apakah sifatmu,
Seperti apakah kekurangan dan
kelebihanmu
Begitupun dengan diriku tidak
terlepas dari kekurangan dan kelebihan
Kuserahkan semua kepada Sang
Illahi
Dari hari ke hari, waktu ke waktu
Aku terus belajar untuk
memantaskan diri
Hingga tiba saatnya nanti
Aku sudah siap mendampingimu
Menjadi bagian dari hidupmu
Sebagai pelengkap maupun
penyemangat
Bukankah aku akan menjadi ibu
dari anak – anakmu kelak?
Maka dari itu aku terus menempa
diriku untuk menjadi Ibu yang terbaik untuk anak-anakmu kelak
Hingga kamu bangga akan diriku
karena telah memilikiku
Sebagai calon pendamping dan ibu
dari anak – anakmu kelak.
Namun Jika nanti Kelak dipertemukan
Aku berharap kecintaan kepadanya
Tak lebih tinggi dari kecintaan
Kepada-Nya.
Sebab jika Allah tidak ridha,
tentu tak sulit bagi-Nya
mengambil kembali,
apapun yang kita rasa sudah
dimilik.
Maka undang keridhaan-Nya, dengan
tetap menempatkan Ilahi Rabbi di posisi tertinggi hati.
Sincerly,
Yours
Sincerly,
Yours
Tidak ada komentar:
Posting Komentar