Selasa, 07 Oktober 2014

Everything Happens For A Reason


“ no coincidence happens in this world, everything happens for a reason”
Kata-kata tersebut menjadi quote of the day in everyday saat ini. Rasanya harus tertempel dijidat besar- besar biar sadar hehe.

Setelah sekian waktu terlewati, rasanya segala bentuk cobaan terus berdatangan, entah harus seperti apa lagi saya. Mereka datang bertubi-tubi seakan tidaklah pernah berhenti. Sedih pun selalu terbendung dalam hati. Sempat terbesit dalam pikiran apa maksud Allah dengan semua ini. Sayangkah dengan saya. Tapi saya hanya yakin ada maksud dalam semua ini. Pernah saya membaca di suatu artikel semakin banyak cobaan, semakin sayang Allah dengan kita. Karena segala sesuatu yang terjadi dalam hidup sudah ada yang ngatur layaknya kita seperti wayangnya dalangnya itu ALLAH. Kita sebagai pemain berlakonlah sebaik mungkin dalam keadaan apapun itu. Dari mulai bertindak, berperasaan itu sudah ada dalam naskah Allah. 
Segala sesuatunya terjadi di dunia ini tidaklah kebetulan, melainkan terjadi karena suatu alasan. Seperti dalam Alqur’an :

 “ Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya, yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (al-Hadiid: 22)

Karena  segala yang terjadi dalam hidup ini merupakan serangkaian pembelajaran hidup. Baik suka dan duka, senang atau susah.  Karena pengalaman adalah guru terbaik. 

Dan hanya orang-orang yang pernah ditinggalkanlah yang mengetahui secara dalam bagaimana keadaan ataupun kondisi saat itu, apakah sedang berada pada posisi labil, kesedihan tak berujung, dsb. Sehingga tidak perlu memaksakan kepada siapapun untuk mengerti karena hasilnya pun hanya sia-sia dan hanya berujung kepada kesedihan yang bertambah. Karena setiap orang memiliki pemikiran yang beragam. Dihargai saja pendapat masing-masing orang, meski terkadang tidak setuju. Ya ikhlas pada intinya, Ikhlas itu seperti kata-kata yang mudah sekali untuk diucapkan secara normatif, tapi sulit sekali diterapkan. Tapi perlahan pasti bisa. InsyaAllah

Semoga Allah senantiasa memberikan kami kesabaran yang ekstra dalam menghadapi apapun amin :)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar